Sunday, 20 October 2013

PENYAJIAN DATA

Data merupakan unsur statistika yang memiliki peranan penting. Keberadaannya sebagai pemberi informasi, penarikan kesimpulan hingga pengambilan keputusan dapat dilakukan. Data yang kita peroleh agar lebih berguna, data tersebut harus kita sajikan ke dalam bentuk yang sistematis. Setelah itu analisis data dapat dilakukan lebih mudah.

Penyusunan data secara sistematis dapat dilakukan berdasarkan beberapa hal, misalnya :
1. Berdasarkan waktu
Pendapatan Operasional PT ABC dari bulan Januari - Juni 201
2. Berdasarkan pertimbangan wilayah
Jumlah Penjualan Produk PT ABC pada Tahun 2012
3. Berdasarkan keadaan atau frekuensi
Jumlah Tenaga Kerja PT ABC Pada Tahun 2012

A. Penyajian Data dengan Tabel
Cara pengklasifikasian suatu data yang mudah salah satunya adalah menggunakan distribusi frekuensi. Distribusi frekuensi merupakan penyusunan data menurut besar kecilnya data itu dalam beberapa kelas tertentu. Biasanya data berjumlah relatif besar, bervariasi dan tidak teratur. Data yang dikelompokkan disajikan dalam bentuk tabel frekuensi.

Tabel frekuensi merupakan suatu tabel yang memuat distribusi kejadian atau kasus ke dalam berbagai kelompok atau kelas yang berbeda. Sedikitnya memuat banyak kelas dan frekuensi (jumlah kejadian). Berdasarkan cara pengelompokkannya, tabel distribusi frekuensi dibedakan menjadi dua, yaitu

1. Tabel frekuensi disusun menurut angka
Jumlah Tenaga Kerja PT ABC Pada Tahun 2012
2. Tabel frekuensi disusun menurut kategori tertentu
Jumlah Karyawan PT ABC berdasarkan Status Karyawana

B. Penyajian Data dengan Grafik
Selain itu data dapat disajikan dalam bentuk grafik untuk menggambarkan distribusi frekuensi dari data tersebut. Ada beberapa grafik yang dapat dibentuk, diantaranya:

Histogram
1. Histogram, berbentuk grafik batang yang berdempatan yang ditempatkan ada diagram kartesius. Sumbu- x (horizontal) menyatakan nilai data yang sebenarnya, sedangkan sumbu-y (vertikal) adalah frekuensi data tersebut.





Polygon
2. Poligon, berbentuk grafik garis yang menghubungkan titik tengah dari berbagai kelas dalam tabel distribusi frekuensi. Sumbu-x adalah nilai tengah kelas dan sumbu-y adalah frekuensi.



Ogives

3. Ogive, berbentuk grafik garis yang menunjukkan frekuensi kumulatif dari data. Terdiri dari dua, kurva ogive kurang dari dan kurva ogive lebih dari.










4. Frekuensi Relatif, menggambarkan jumlah frekuensi pada masing-masing kelas dibandingkan keseluruhan data yang dinyatakan dalam persentase.
Steaf and Leaf Chart
5. Diagram batang dan daun, mampu menampilkan kembali data aslinya secara lengkap.










C. Menggambarkan Data Statistik melalui Diagram

Pie Chart
1. Diagram lingkaran (pie chart), berbentuk lingkaran yang dilakukan dengan menentukan jumlah proporsi relatif masing-masing anggota kumpulan data dengan keseluruhan kemudian dikonversikan ke dalam derajat lingkaran.



Line Chart



2. Diagram garis (line chart), berbentuk garis yang menghubungkan titik-titik dari suatu data. Sangat cocok untuk data yang berhubungan dengan runtutan waktu. (time series)






Bar Chart
3. Diagram Balok (Bar Chart), berbentuk kotak persegi yang memvisualkan data tentang suatu hal. Kotak yang dibentuk terpisah berbeda dengan histogram yang berdempatan.






pictogram
4. Pictogram, penyajian data yang memberikan gambaran yang sangat jelas, data-data yang terkumpul dan telah diklasifikasikan tersebut ditampilkan dalam bentuk gambaran objek yang sekiranya pantas mewakilinya.





kartogram







5. Kartogram, penyajian data dengan menggunakan peta yang memiliki beberapa ciri pembeda.












Reference :
- Kazmier. 2004. Statistik Untuk Bisnis. Scahum's Easy Outlines. Erlangga. Jakarta
- Purbayu & Muliawan. 2007. Statistika Deskriptif dalam Bidang Ekonomi dan Niaga. Erlangga. Jakarta
Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Bisnis. Alfabeta. Bandung.
- Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & B. Bandung.


- Priyatno, Duwi. 2010. Paham Analisa Statistik Data dengan SPSS. Mediakom. Yogyakarta.


Reactions:

0 comments:

Post a Comment