Wednesday, 22 January 2014

CONTOH PENGUJIAN RELIABILITAS INSTRUMEN DENGAN TEKNIK SPLIT HALF DARI SPEARMAN BROWN

Pengujian reliabilitas digunakan untuk mengetahui konsistensi alat ukur apakah dapat
diandalkan dan konsisten jika dilakukan pengukuran berulang dengan instrumen tersebut. Pengujian relibilitas berikut dengan menggunakan data yang ada pada contoh validitas. Pengujian relibilitas dalam hal ini menggunakan teknik belah dua (split half) yang dianalisis dengan rumus Spearman Brown.
Langkah dalam pengujian reliabilitas adalah sebagai berikut :

  1. Butir-butir instrumen dibagi dua kelompok, yaitu kelompok butir item genap (2, 4, 6, ...) dan kelompok butir item ganjil (1, 3, 5, ...). 
  2. Skor data tiap kelompok disusun tersendiri.
  3. Hitung skor total masing-masingnya.
Tabel 1. Skor Total Kelompok Genap

Tabel 2. Skor Total Kelompok Ganjil

4. Hitung korelasi antara skor total kelompok genap dan skor total kelompok ganjil.


dan koefisien korelasi dimasukkan ke dalam rumus Spearman Brown sebagai berikut :
Diperoleh nilai reliabilitas 0,895. Berdasarkan uji coba nilai ini sudah reliabel, karena lebih besar dari 0,600.
Jadi instrumen yang digunakan sudah reliabel, maka instrumen dapat digunakan untuk pengukuran dalam rangka pengumpulan data.



Reference:
- Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Bisnis. Alfabeta. Bandung.
- Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & B. Bandung.
- Priyatno, Duwi. 2010. Paham Analisa Statistik Data dengan SPSS. Mediakom. Yogyakarta.



Reactions:

8 comments:

  1. Sangat membantu uraian tentang reabilitasnya.
    Beberapa kasus, mohon penjelasannya.
    1. Apabila instrumennya berjumlah ganjil, bagaimana cara menguji reabilitas dengan teknik belah dua (split half)?
    2. berapa jumlah minimal instrumen untuk menguji reabilitas dengan teknik belah dua (split half)?
    terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf telat respons, saya coba beri penjelasan mengenai dua kasus tersebut.
      1. Jumlah instrumen tidak mempengaruhi pembagian item ganjil dan genap, karena kita hanya menghitung nilai korelasi dari kedua item, sedangkan kita tidak menghitung nilai pemusatan, penyebaran atau lainnya.
      2. Jumlah instrumen minimal adalah dua.

      Semoga bermanfaat :)

      Delete
  2. Terima kasih...sangat bermanfaat..
    smoga ilmunya semakin manfaat.

    ReplyDelete
  3. Maaf numpang nanya, 0.600 udah di tentukan atau gimana?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Mba sudah ditentukan.
      Ada beberapa rekomendasi batas nilai alpha cronboach yang menyatakan item kuisioner reliabel, menurut beberapa pendapat:
      1. Menurut Sekaran (2006) 0,70 dapat diterima artinya reliabel, di atas 0,80 aalah baik.
      2. Menurut Nunnally (1978) direkomendasikan untuk preliminary research 0,70, untuk basic research 0,80 dan applied research 0,9-0,95
      3. Menurut Kaplan dan Saccuzo (1982) merekomendasikan nilai 0,7 - 0,8 untuk basic research dan 0,95 untuk applied research.
      emoga bermanfaat
      ^_^

      Delete
  4. Numpang komentar. Kalau jumlah soal ganjil kata dosen saya pakainya Hoyt atau KR 20. *CMIIW

    ReplyDelete
  5. mbak apakah bisa menghitung test validity ato reliability tp soalnya dalam bentuk instruksi bukan butir2 soal?

    ReplyDelete